Ninja Foodi Smart XL Grill: Worth It atau Cuma Gimmick? Ini Review Setelah Baca Ratusan Ulasan Pengguna

Mau beli Ninja Foodi Smart XL Grill? Baca review jujur soal watt, risiko gosong, dan tips anti asap sebelum beli. Cek promo resminya di sini!
Admin

 

Ninja Foodi Smart XL Grill & Air Fryer

Kalau Anda sudah bosan lihat air fryer biasa yang cuma bisa goreng-goreng doang, wajar sih kalau Ninja Foodi Smart XL Grill (seri AG551SM) bikin penasaran. Alat ini digadang-gadang bisa manggang steak dengan grill marks ala restoran, tapi tetap muat di dapur rumah. Tapi sebelum keluar uang, ada baiknya kita telusuri dulu apa kata orang-orang yang sudah pakai—termasuk keluhan yang jarang disebut di iklan.

Artikel ini saya susun dari hasil menyisir ulasan pembeli, diskusi di Reddit, dan review dari beberapa YouTuber yang benar-benar memakainya di dapur mereka sendiri. Jadi bukan cuma copy-paste spesifikasi dari kotak kemasan.

Alat Ini Sebenarnya Bisa Ngapain Aja?

Yang bikin Ninja Foodi XL Grill beda dari air fryer kebanyakan adalah jumlah fungsinya. Dalam satu alat, Anda dapat enam mode masak sekaligus: grill (panggang dengan sensasi arang), air fry, roast, bake, dehydrate, dan reheat. Semuanya tinggal pencet satu tombol, tidak perlu ganti-ganti alat masak.

Fitur yang cukup menarik perhatian saya justru bukan soal jumlah mode-nya, tapi Smart Cooking Probe—semacam termometer pintar yang ditusuk ke daging dan bisa memantau tingkat kematangan secara real-time. Buat yang sering gagal menebak apakah daging sudah matang atau belum, fitur ini lumayan menyelamatkan.

Soal Watt yang Bikin Banyak Orang Bingung

Ini yang paling sering jadi bahan komplain di kolom review bintang rendah: ada yang bilang dayanya 1760W, tapi begitu barang sampai, tertulis 2460W di manualnya. Bukan salah kirim, ini soal versi regional.

Angka 1760W itu untuk unit yang dijual di Amerika Serikat, yang memang voltasenya cuma 120V. Sedangkan unit resmi untuk pasar Asia—Singapura, Malaysia, sampai Indonesia—pakai voltase 220-240V dengan daya 2460W, sesuai yang tertera di buku manual resmi. Jadi kalau Anda beli versi Asia, ya memang segitu dayanya, bukan produk yang salah spek.

Daya yang lebih besar ini justru ada untungnya: proses pemanasan awal dan memasak jadi lebih cepat. Cuma pastikan saja instalasi listrik di rumah cukup kuat menampungnya, apalagi kalau rumah Anda masih pakai daya lama.

Yang Dipuji, Yang Dikeluhkan

Masak ayam utuh dengan Ninja Foodi Smart Xl Grill & Air Fryer

Kecepatan masaknya memang beda kelas

Dari beberapa thread Reddit yang saya baca, hampir semua sepakat soal satu hal: alat ini jauh lebih cepat dibanding oven konvensional. Hasil gorengan garing merata sampai ke sudut-sudut makanan, bukan cuma bagian atas doang seperti air fryer murah. Bagian dalamnya juga gampang dilepas-pasang buat dicuci, jadi urusan bersih-bersih tidak jadi drama tersendiri.

Tapi awas, cepat gosong kalau ditinggal

Nah ini bagian yang jarang disebutkan penjual. Karena panasnya cepat dan kuat, makanan bisa gosong dalam hitungan menit kalau Anda lengah. Beberapa pengguna baru mengaku kaget karena terbiasa dengan air fryer lama yang lebih "lambat" dan lebih toleran kalau ditinggal sebentar. Kalau baru pertama kali pakai, sebaiknya jangan jauh-jauh dari dapur dulu sampai Anda hafal karakter alatnya.

Masak ayam utuh? Perhatikan ukurannya

Salah satu diskusi menarik di Reddit soal cara masak ayam utuh plus sayuran di dalam satu alat. Triknya, gunakan metode spatchcock—dada ayam dibelah dan dipipihkan—supaya tingginya tidak mentok ke tutup atas dan panasnya merata ke seluruh bagian. Kalau langsung dimasukkan utuh tanpa dipipihkan, risikonya bagian dalam belum matang sementara kulit luar sudah kecoklatan.

Trik Biar Dapur Tidak Penuh Asap

Keluhan lain yang cukup sering muncul: asap saat memanggang daging berlemak. Untungnya ini bisa diakali dengan beberapa cara sederhana.

Tuang sedikit air ke wadah pot di bagian bawah, di bawah lempengan panggang. Air ini akan menampung tetesan lemak supaya tidak langsung kena panas dan terbakar jadi asap. Soal pilihan minyak juga penting—pakai yang titik asapnya tinggi seperti minyak sayur, kelapa, alpukat, atau biji anggur. Hindari minyak zaitun, karena minyak ini gampang terbakar pada suhu tinggi dan justru bikin asap tebal serta bau gosong yang menempel di dapur.

Satu lagi yang sering terlewat: jangan semprot minyak dingin langsung ke permukaan grill yang sudah panas, karena itu bisa memicu kerak yang susah dibersihkan. Lebih baik lumuri bahan makanannya dulu dengan minyak di wadah terpisah, baru dimasukkan ke alat.

Untuk perawatan splatter guard (pelindung cipratan), komponen ini sebaiknya selalu terpasang setiap kali memasak. Kalau sudah mulai berkerak, rendam semalaman di air sabun hangat, atau rebus dalam panci berisi air selama sekitar 10 menit sampai keraknya melunak dan gampang dilepas.

Jadi, Layak Dibeli atau Tidak?

Kalau instalasi listrik rumah Anda memadai dan Anda memang cari satu alat yang bisa gantiin fungsi air fryer, oven, sekaligus grill, Ninja Foodi Smart XL Grill masuk akal untuk dipertimbangkan. Kecepatan masaknya jadi nilai jual utama, ditambah kemudahan perawatan yang membuat alat ini tidak merepotkan dipakai sehari-hari.

Yang perlu diingat, alat ini bukan tanpa kekurangan—soal watt yang lebih besar dari ekspektasi orang-orang yang membandingkan dengan versi Amerika, dan risiko gosong kalau ditinggal terlalu lama. Tapi dua hal ini sebenarnya bisa diatasi asal Anda tahu caranya dari awal.

Kalau tertarik cek harga dan promo terbaru, bisa langsung dilihat di link berikut:

Cek Ninja Foodi Smart XL Grill di Shopee


Posting Komentar